SAYA sering penasaran, kenapa kancing baju cadangan–yang biasanya ditempel di bagian dalam baju/celana yang kita beli–hanya diberikan satu buah. Misalnya saya membeli kemeja merk A dengan jumlah kancing dari atas ke bawah sebanyak tujuh buah kancing dan tentu saja tujuh buah lubangnya :), tapi mengapa kancing baju cadangan yang diberi dan disertakan di baju tersebut hanya satu buah saja? Mengapa tidak tujuh?

Lalu saya mencoba mengerti arti kata cadangan. Kita sering mangartikan cadangan sebagai serep atau persediaan. Yaah namanya juga serep, pasti jumlahnya lebih sedikit. Tapi apa hanya karena dia persediaan lalu jumlahnya hanya satu?

Saya pun cuma bisa menebak-nebak dengan alasan yang lebih filosofis. Bahwa pada dasarnya, kesempatan kedua itu hanya datang satu kali. Kesempatan kedua, apapun bentuknya: entah benar-benar kesempatan kedua, entah pemberian maaf dari seseorang atas kesalahan yang kita perbuat, atau pengampunan atas kesalahan yang kita lakukan, hanya akan diberikan satu kali. Jika pada prakteknya kesempatan kedua dapat diberikan lebih dari sekali atau bahkan beberapa kali, saya yakin itu bukan kesempatan kedua namanya, tetapi kesempatan ketiga, keempat, dst, hehe.

Maksudnya? Jangan melakukan perbuatan salah lebih dari satu kali, karena kesempatan keduanya hanya akan datang sekali. Keledai saja tidak akan jatuh ke lubang yang sama untuk kedua kalinya. Karena kesalahan yang dilakukan berulang-ulang, hanya akan menimbulkan pertanyaan: bisa nggak sih? atau niat nggak sih?  Niat dan kapabilitas kita kemudian akan dipertanyakan.

Sekian tulisan lebay dan nggak jelas saya tentang kancing baju cadangan.

Advertisements